//
saat ini anda MEMBACA
WARteg sAhaM

kejar MAX (230915)… gw TAK MENGH1NDAR

gw TRU$ TERANk IKUT JEJAK Edy JOENardi, investor tersukses di BEI

JELANG bursa tutup, kondisi transaksi gw @warteg saham kbsu sbb:

blogTRAD230915A blogTRAD230915B blogTRAD230915C blogTRAD230915D blogTRAD230915E blogTRAD230915F

catatan: B = buy/ beli ; S = sell / jual … simak antara beli n jual pada transaksi saham gw … itu sebabnya AVG / rerata harga beli saham yang gw inves TETAP LEBE RENDAH, sehingga S1AP BERLABA GEDE saat REBOUND harga saham … 🙂

TEMPO.CO, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 22 September 2015, ditutup kembali melanjutkan pelelemahan sebesar 99,61 poin menyusul pelaku pasar yang cenderung melakukan aksi hindar di tengah minimnya sentimen positif.

IHSG BEI ditutup melemah 99,61 poin atau 2,29 persen menjadi 4.244,42. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 22,05 poin (3,02 persen) menjadi 707,86.

“Minimnya sentimen positif memicu pelaku pasar saham melakukan aksi hindar dengan kembali melakukan lepas saham seraya menanti triger positif selanjutnya,” ujar analis LBP Enterprise, Lucky Purnomo, di Jakarta, Rabu, 22 September 2015.

Menurut dia, aksi pelaku pasar saham itu menyusul Bank Indonesia yang memangkas pertumbuhan ekonomi domestik, ditambah Bank Pembangunan Asia yang juga menurunkan proyeksi ekonomi nasional.

“Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2015 berada di kisaran 4,7-5,1 persen, sementara ADB memproyeksikan ekonomi Indonesia menjadi 4,9 persen dari proyeksi sebelumnya sebesar 5,5 persen,” paparnya.

Dari eksternal, lanjut dia, manufaktur China yang menurun menjelaskan kondisi ekonomi di negarai Tirai Bambu itu akan melambat ke depannya, situasi itu menjadi aspek akan melambatnya perekonomian di kawasan Asia pasifik.

Semntara itu, Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, mengatakan, kondisi nilai tukar rupiah yang terus tertekan menambah kekhawatiran pelaku pasar saham.

“Rupiah cenderung mengalami pelemahan sejak awal tahun ini, dampaknya terlihat pada kinerja emiten semester kedua yang mayoritas mengalami perlambatan. Saat ini, nilai tukar rupiah masih terus mengalami tekanan maka potensi emiten mengalami penurunan kinerja lebih lanjut cukup terbuka,” katanya.

Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 184.452 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 3,53 miliar lembar saham senilai Rp3,36 triliun. Sebanyak 67 saham bergerak naik, 219 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 75 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 493,67 poin (2,26 persen) ke tingkat 21.302,91 dan indeks Straits Times melemah 16,35 poin (0,57 persen) ke posisi 2.852,12.

ANTARA

Iklan

About yangvirtualyangnyata

jo adalah anak manusia yang tersesat dalam rimba penuh sesak virtualitas dan kenyataan == saya mencari sang virtual dan sang nyata, masih mencari tru$

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya

Statistik Kunjungan

  • 24,626 hits

Posting gw

Kalender Tahun Ini

September 2015
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Kategori

neh gw ngetwit youw

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

%d blogger menyukai ini: