//
saat ini anda MEMBACA
yang VIRTUAL

cara menjadi m1$k1N, no way lah (2)

ayo M1$K1n

Jakarta detik- Kerja keras dan kerja dalam waktu yang lama saja bukan menjadi patokan untuk mengukur tingkat kesuksesan seseorang. Ada banyak sekali hal yang bisa menyebabkan orang itu bisa kaya atau tidak. Salah satunya dari pengelolaan uang yang tidak tepat.

Apa penyebab gagalnya Anda menjadi kaya raya padahal kerja keras yang dilakukan dirasa sudah maksimal? Berikut 5 hal yang menjadi penghambatnya:

1. Besar Pasak daripada Tiang
Biasanya orang–orang yang mempunyai penhasilan besar cenderung menghabiskan uang lebih banyak. Hal tersebut dipengaruhi oleh gaya hidup dan fasilitas yang menyebar di masyarakat. Efek buruknya, penghasilan yang diterima akan selalu habis untuk kegiatan belanja dan hiburan. Terlebih lagi, apabila sudah tidak terkontrol, maka Anda akan mengalami kesulitan finansial dalam melunasi semua barang-barang tersebut.

2. Tidak pernah mau berinvestasi
Kesalahan umum yang sering dilakukan orang berpenghasilan besar adalah tidak berani untuk berinvestasi. Investasi memang memiliki risiko, namun jika dicermati dan dipelajari dengan benar maka dapat memberikan keuntungan berlipat ganda. Mulailah untuk berinvestasi daripada menggunakan uang untuk hal-hal bersifat hiburan semata. Anda dapat melakukan riset mendalam sebelumnya, atau meminta bantuan pada kerabat yang sudah berpengalaman dalam investasi. Dengan pilihan dan pemikiran yang tepat, Anda akan mempunyai modal yang menguntungkan di masa depan.

Jadi investasi ini bisa rugi bisa untung. Maka dari itu anda perlu belajar mengenai cara menganalisis keadaan saat ini untuk diperkirakan bagaimana ke depannya kelak. Namun kalau anda selaku pemula, anda bisa menggunakan investasi seperti reksa dana. Jadi anda tak perlu repot repot mengelola jual beli saham, hasil pun bisa masuk rekening tiap bulan.

3. Tidak memanfaatkan peluang
Orang kaya dunia itu mereka melakukan segala sesuatu dengan penuh pertimbangan dan juga mereka selalu memanfaatkan peluang yang ada. Karena pada saat ada kesempatan emas, mereka memanfaatkan peluang itu dan tak main-main dengan apa yang mereka pilih itu.

Penyebab seseorang tidak kaya walau sudah bekerja keras adalah karena mereka tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada. Mereka hanya menunggu peluang itu datang sendiri menghampirinya. Padahal itu tak mungkin.

4. Tidak Menabung
Kebanyakan orang begitu menerima penghasilan langsung dihabiskan, kalau masih ada sisa baru ditabung. Jika Anda punya kebiasaan tersebut segera hilangkan. Sisihkan dulu untuk ditabung baru sisanya dibelanjakan. Setidaknya sisihkan 30 persen dari penghasilan Anda untuk ditabung.

5. Pesimistis
Sifat pesimistis merupakan penghambat bagi seseorang untuk mencapai kekayaan. Jangan heran jika Anda tidak kunjung kaya, jika Anda tidak yakin pada diri untuk mencapai kesuksesan finansial. Rasa pesimistis akan menghambat Anda untuk berusaha lebih keras dan bangkit dari kegagalan yang dialami. Selain itu, Anda tidak memiliki inisiatif untuk mencoba hal baru yang dapat membuka peluang lebih baik.

Faktor tersebut adalah hal yang membuat Anda sulit kaya. Semoga bermanfaat.. (wdl/wdl)

yuk M1$K1n

Sri Mulyani: Makna Merdeka Adalah Bebas Kemiskinan
Senin, 17 Agustus 2009 – 08:43 wib
Ahmad Nabhani – Okezone

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani memiliki arti sendiri dalam memaknai kemerdekaan. Menurutnya, kemerdekaan adalah merdeka dari kemiskinan.

“Arti kemerdekaan suatu misi untuk membangun negara merdeka dari kemiskinan, merdeka dari berbagai hal yang mengancam kegiatan rakyat, dan bebas dari hal yang mengurangi kesejahteraan rakyat dan keselamatan rakyat,” katanya usai memimpin upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64, di Gedung Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng Jakarta Pusat, Senin (17/8/2009).

Dia juga menjelaskan, arti kemerdekaan adalah membangun dan bertekad mengisi kemerdekaan dengan kompetensi kepandaian dan ilmu pengetahuan.

Menkeu juga menyinggung keyakinannya sektor BUMN yang bisa meningkatkan pendapatan negara yang lebih besar. Pasalnya tidak hanya BUMN, swasta dan masyarakat pun mampu memberikan kontribusi pendapatan bagi negara dengan meningkatkan kinerja dan perbaikan di segala sektor.

“Dengan meningkatkan kinerja, semua mampu memberikan kontribusi atau sumbangan bagi perekonomian, dan itu yang kita harapkan,” ungkapnya. (rhs)

Iklan

About yangvirtualyangnyata

jo adalah anak manusia yang tersesat dalam rimba penuh sesak virtualitas dan kenyataan == saya mencari sang virtual dan sang nyata, masih mencari tru$

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 78 pengikut lainnya

Statistik Kunjungan

  • 24,830 hits

Posting gw

Kalender Tahun Ini

Juli 2017
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Kategori

Klik tertinggi

  • Tidak ada

neh gw ngetwit youw

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

%d blogger menyukai ini: